Welcome my friend, Please walking through here to visit every room and coming back anytime you like

Surat Untuk si ‘nenek’


Apa kabar nek?
Semoga harimu selalu indah..
Sejak lama ingin ku tulis surat untukmu.. .dan hari ini ku tulis surat itu..

Nek. ..
Pernahkah berfikir kenapa kita dilahirkan, tua, lalu mati.. .
Pernahkan merasa ingin hidup bahagia sebelum ajal menjemput.. .
Pernahkan sekali saja ingin membahagiakan pasangan ‘nenek’.. .?

Nek.. .
Aku pernah jatuh cinta dan hidupku sangat indah.. .
Aku pernah sakit hati karna ditinggalkan orang yang ku cintai..
Aku pernah hidup dalam kesendirian.. .
Tapi aku juga pernah membahagiakan orang yang kucintai.. .
Meski usiaku masih muda.. .

Nek.. .
Masa muda itu katanya indah.. .
dan kematian itu hanya tuhan yang tahu..
aku ingin ‘nenek’ menikmati sisa umur ini sebaik mungkin..
penuh tawa dan senyum bahagia.. .
doa dan ketulusan.. .
cinta dan anugrah.. .

Nek.. .
Aku juga ingin... .
sekali saja dalam hidupku melihat ‘abangku’ bahagia yang sesungguhnya... .
menikmati masa mudanya.. .
senyum yang terus mengembang
tawa yang bahagia.. .
cinta yang tulus.. .
langkah yang ringan.. .
hidup yang penuh arti..

Nek... .
‘Abangku’ masih terlalu muda untuk mati bersama.. .
Cintailah dia dengan sederhana... .

Dalam hidup ini ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi aku yakin melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan suatu awal kehidupan baru.. .


Salam’
Nury Sybli

Photobucket